<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Forum Peduli ASI Kediri</title>
	<atom:link href="http://peduliasi.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://peduliasi.com</link>
	<description>Dengan ASI Bayiku Sehat &#38; Cerdas</description>
	<lastBuildDate>Tue, 21 Feb 2012 13:44:52 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Tip menyusui bagi ibu baru</title>
		<link>http://peduliasi.com/tip-menyusui-bagi-ibu-baru</link>
		<comments>http://peduliasi.com/tip-menyusui-bagi-ibu-baru#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 Feb 2012 13:44:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Manajemen Laktasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://peduliasi.com/?p=97</guid>
		<description><![CDATA[Menyusui merupakan proses alami, tetapi menyusui perlu ketrampilan yang harus dipelajari baik oleh ibu maupun bayi Karena itu bila Anda seorang ibu baru yang berencana menyusui, maka berikut ini beberapa tips agar berhasil menyusui bayi baru Anda: ? Susui sesegera mungkin, yaitu dalam waktu 1 jam pertama setelah lahir. ? Rawat gabung, dan biarkan ibu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Menyusui merupakan proses alami, tetapi menyusui perlu ketrampilan yang harus dipelajari baik oleh ibu maupun bayi<br />
Karena itu bila Anda seorang ibu baru yang berencana menyusui, maka berikut ini beberapa tips agar  berhasil menyusui bayi baru Anda:</p>
<p>? Susui sesegera mungkin, yaitu dalam waktu 1 jam pertama<br />
   setelah lahir.</p>
<p>? Rawat gabung, dan biarkan ibu bersama bayinya selama 24<br />
  jam</p>
<p>? Menyusui tanpa jadwal </p>
<p>? Jangan membatasi panjang atau frekuensi menyusui</p>
<p>? Susuilah sekitar 8 sampai 10 jam sehari.</p>
<p>? Hindari pemakaian botol dan dot .</p>
<p>? Lakukan pelekatan  yang benar. Hal ini akan menghilangkan<br />
   rasa sakit dan nyeri pada waktu menyusui, dan memungkinkan<br />
   bayi untuk mendapatkan susu dengan lebih mudah.</p>
<p> ? Tidur saat bayi Anda tidur!</p>
<p>? Minumlah segelas air setiap kali Anda menyusui, ini akan<br />
   membantu Anda cukup cairan.</p>
<p> ? Hindari bra dan baju ketat dalam beberapa minggu pertama<br />
    setelah kelahiran karena akan menyebabkan puting sakit   </p>
<p>? Jika Anda mengalami nyeri saat menyusui, jangan malu<br />
   mencari bantuan dari dokter atau Konsultan Laktasi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://peduliasi.com/tip-menyusui-bagi-ibu-baru/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dilema memberikan ASI pertama kali</title>
		<link>http://peduliasi.com/dilema-memberikan-asi-pertama-kali</link>
		<comments>http://peduliasi.com/dilema-memberikan-asi-pertama-kali#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 Oct 2011 13:45:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bahaya Susu Formula]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://peduliasi.com/?p=61</guid>
		<description><![CDATA[Oleh Hapsari Maharani, MSc. Ibu mana yang tega melihat bayinya menangis keras karena lapar? Inilah yang menjadi salah satu alasan, mengapa susu formula menjadi andalan bagi para ibu muda yang baru melahirkan. Sebenarnya tidak harus demikian, mengingat ibu juga memiliki cairan ajaib yang bernama ASI. Tidak dipungkiri, seringkali produksi ASI sangat sedikit saat awal masa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify; tab-stops: 387.0pt;"><span style="font-size: 10pt;" lang="EN-GB">Oleh Hapsari Maharani, MSc.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify; tab-stops: 387.0pt;"><span lang="EN-GB">Ibu mana yang tega melihat bayinya menangis keras karena lapar? Inilah yang menjadi salah satu alasan, mengapa susu formula menjadi andalan bagi para ibu muda yang baru melahirkan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify; tab-stops: 387.0pt;"><span lang="EN-GB">Sebenarnya tidak harus demikian, mengingat ibu juga memiliki cairan ajaib yang bernama ASI.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify; tab-stops: 387.0pt;"><span lang="EN-GB">Tidak dipungkiri, seringkali produksi ASI sangat sedikit saat awal masa kelahiran bayi (bahkan ada yang hanya beberapa tetes). Hal ini menjadikan dilema bagi para ibu yang ingin memberikan ASI pada bayinya. Karena adanya kekawatiran bayi menjadi lapar, atau kurang kenyang dengan ASI yang diberikan. Sementara, bayi mungil yang baru saja dilahirkan masih sangat lemah. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify; tab-stops: 387.0pt;"><span lang="EN-GB">Sebaiknya ibu jangan khawatir. Karena bayi tidak akan kelaparan dengan kondisi demikian.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify; tab-stops: 387.0pt;"><span id="more-61"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify; tab-stops: 387.0pt;"><span lang="EN-GB">ASI merupakan cairan ajaib bagi bayi yang mampu memberikan kekebalan tubuh. Memang, kebanyakan ASI yang keluar pertama kali ini sangat sedikit, Namun bukan berarti hal itu TIDAK KELUAR. Sedikit atau pun banyak, ASI yang diproduksi pertama kali ini tetap wajib diberikan pada bayi mengingat betapa besar manfaatnya. Dengan kata lain, para ibu tidak akan memiliki alasan yang kuat untuk TIDAK memberikan ASI pada bayinya, jika menginginkan bayinya sehat.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify; tab-stops: 387.0pt;"><span lang="EN-GB"><strong>Pasca melahirkan produksi ASI sedikit, itu wajar.</strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify; tab-stops: 387.0pt;"><span lang="EN-GB">Produksi ASI sangat berkait dengan kondisi tubuh seorang ibu. Pasca melahirkan, seorang ibu pastinya masih banyak kehilangan tenaga. Mengalami perubahan hormonal dalam tubuhnya. Untukmancapai kondisi yang stabil kembali tentu tubuh memerlukan waktu untuk <em style="mso-bidi-font-style: normal;">recovery. </em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify; tab-stops: 387.0pt;"><span lang="EN-GB"><strong>Lantas, bagaimana ASI cepat menjadi lancar ?</strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify; tab-stops: 387.0pt;"><span lang="EN-GB">Rangsang terus dengan isapan bayi. Jangan khawatir jika air susu tidak keluar, teruslah menyusui. Hal ini akan membantu membukanya pori dan saluran kelenjar mamae. Hal ini juga akan memicu keluarnya hormon prolaktin pada otak shingga produksi ASI meningkat. Mungkin dalam satu hari hasilnya masih belum terlihat nyata, namun ketika memasuki hari kedua tetesan ASI akan semakin deras. Akan jauh lebih cepat lagi produksi ASI ini apabila dilakukan pijatan-pijatan pada sekitar payudara dan kompresan air hangat. Hanya dalam beberapa jam saja ASI sudah berproduksi lebih lancar. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify; tab-stops: 387.0pt;"><span lang="EN-GB">Apabila air susu itu telah keluar, segera berikan pada bayi. Jangan menunda-nunda karena seringkali produksi akan menurun lagi. Terkadang, bayi yang baru lahir lebih banyak tidur daripada beraktivitas. Jangan memanjakannya, dengan membiarkan dia tidur, tetapi bangunkan dengan halus dan berikan ASI secara periodik. Satu setengah sampai dua jam sekali. Dengan lama menyusui sekitar 15 – 20 menit, atau sesuai keinginan bayi saja. Semakin sering ASI diberikan pada bayi maka produksi akan semakin lancar.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify; tab-stops: 387.0pt;"><span lang="EN-GB">Tulisan ini disampaikan berdasarkan pengalaman pribadi penulis, memerikan ASI eksklusif pada bayinya 2007. <strong>(Hap)</strong> </span></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://peduliasi.com/dilema-memberikan-asi-pertama-kali/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tali Kasih untuk ibu</title>
		<link>http://peduliasi.com/tali-kasih-untuk-ibu</link>
		<comments>http://peduliasi.com/tali-kasih-untuk-ibu#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 07 Nov 2008 22:30:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kabar kabari]]></category>
		<category><![CDATA[Sekilas info]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://peduliasi.com/?p=90</guid>
		<description><![CDATA[Dalam rangka memperingati Hari Ibu ke 80 Forum Peduli ASI Kota Kediri mengadakan Roadshow, Pemberian Tali Kasih untuk Ibu dan penilaian RB/RSB Rumah Sakit di Kota Kediri termasuk Sayang Bayi atau belum Hari/Tanggal : Senin, 22 Desember 2008 (Hari Ibu) Pukul : 00.00 s/d 24.00 WIB Jumlah sasaran : 22 Ibu (sesuai tanggal peringatan) Cakupan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;">Dalam rangka memperingati <strong>Hari Ibu ke 80</strong> Forum Peduli ASI Kota Kediri mengadakan Roadshow, Pemberian <strong>Tali Kasih untuk Ibu</strong> dan <strong>penilaian</strong> RB/RSB Rumah Sakit di Kota Kediri termasuk Sayang Bayi atau belum</p>
<p>Hari/Tanggal : Senin, 22 Desember 2008 (Hari Ibu)</p>
<p>Pukul : 00.00 s/d 24.00 WIB</p>
<p>Jumlah sasaran : 22 Ibu (sesuai tanggal peringatan)</p>
<p>Cakupan Wilayah : Kota dan Kabupaten Kediri</p>
<p>Pendataan : Kerjasama dengan IBI, Rumah Bersalin, Rumah Sakit Bersalin, Dokter Kandungan, Rumah Sakit</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://peduliasi.com/tali-kasih-untuk-ibu/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kembali bekerja tetap menyusui</title>
		<link>http://peduliasi.com/kembali-bekerja-tetap-menyusui</link>
		<comments>http://peduliasi.com/kembali-bekerja-tetap-menyusui#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 31 Oct 2008 22:29:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[ASI dan KB]]></category>
		<category><![CDATA[Bahaya Susu Formula]]></category>
		<category><![CDATA[Bank ASI]]></category>
		<category><![CDATA[MP-ASI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://peduliasi.com/?p=87</guid>
		<description><![CDATA[Kembali bekerja tidak perlu menjadi halangan untuk terus memberikan ASI kepada bayi anda Mereka tidak perlu berhenti menyusui anaknya. Bahkan, sebaiknya ibu bekerja tetap harus memberi ASI eksklusif kepada bayinya hingga umur 6 bulan. Hal ini dikarenakan banyaknya keuntungan yang diperoleh dibandingkan jika anak mereka disusui dengan susu formula.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong> Kembali bekerja </strong>tidak perlu menjadi halangan untuk terus<strong> memberikan ASI</strong> kepada bayi anda</p>
<p><span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;">Mereka tidak perlu berhenti menyusui anaknya. Bahkan, sebaiknya ibu bekerja tetap harus memberi ASI eksklusif kepada bayinya hingga umur 6 bulan. Hal ini dikarenakan banyaknya keuntungan yang diperoleh dibandingkan jika anak mereka disusui dengan susu formula. </span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://peduliasi.com/kembali-bekerja-tetap-menyusui/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perlindungan ibu ASI</title>
		<link>http://peduliasi.com/perlindungan-ibu-asi</link>
		<comments>http://peduliasi.com/perlindungan-ibu-asi#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 30 Oct 2008 22:18:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[ASI dan obat-obatan]]></category>
		<category><![CDATA[Manfaat ASI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://peduliasi.com/?p=84</guid>
		<description><![CDATA[* Ibu dianjurkan menyusui eksklusif selama 6 bulan, dan setelah kembali bekerja mendapat fasilitas untuk menyusui * Kantor/perusahaan tempat kerja seharusnya mendukung tenaga kerjanya untuk menyusui bayinya dengan menyediakan tempat penitipan bayi, minimal tempat memeras ASI * Tempat kerja yang mendukung ibu untuk menyusui bayinya disebut &#8220;Tempat Kerja Sayang Bayi&#8221; ( Mother Friendly Work Place [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal">* Ibu dianjurkan menyusui eksklusif selama 6 bulan, dan setelah kembali bekerja</p>
<p class="MsoNormal">mendapat fasilitas untuk menyusui</p>
<p class="MsoNormal">* Kantor/perusahaan tempat kerja seharusnya mendukung tenaga kerjanya untuk</p>
<p class="MsoNormal">menyusui bayinya dengan menyediakan tempat penitipan bayi, minimal tempat</p>
<p class="MsoNormal">memeras ASI</p>
<p class="MsoNormal">* Tempat kerja yang mendukung ibu untuk menyusui bayinya disebut <strong>&#8220;Tempat Kerja</strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong>Sayang Bayi&#8221; ( <em>Mother Friendly Work Place </em>)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://peduliasi.com/perlindungan-ibu-asi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>ASI dan hak bayi</title>
		<link>http://peduliasi.com/asi-dan-hak-bayi</link>
		<comments>http://peduliasi.com/asi-dan-hak-bayi#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 29 Oct 2008 22:32:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[ASI dan KB]]></category>
		<category><![CDATA[ASI dan obat-obatan]]></category>
		<category><![CDATA[Bank ASI]]></category>
		<category><![CDATA[Manajemen Laktasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://peduliasi.com/?p=92</guid>
		<description><![CDATA[* Mendapatkan ASI merupakan salah satu hak azasi bayi yang harus dipenuhi * Hak setiap bayi untuk mendapat ASI, sedangkan hak setiap ibu untuk menyusui bayinya * Pemerintah dan segenap lapisan masyarakat mempunyai tugas mendukung dan memastikan bahwa tidak ada hambatan bagi ibu untuk menyusui bayinya]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"><span style="font-family: Times New Roman; font-size: small;">* Mendapatkan ASI merupakan salah satu hak azasi bayi yang harus dipenuhi</span></p>
<div class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"><span style="font-family: Times New Roman; font-size: small;">* Hak setiap bayi untuk mendapat ASI, sedangkan hak setiap ibu untuk menyusui bayinya</span></div>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;">* Pemerintah dan segenap lapisan masyarakat mempunyai tugas mendukung dan</p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;">memastikan bahwa tidak ada hambatan bagi ibu untuk menyusui bayinya</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://peduliasi.com/asi-dan-hak-bayi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>IMD (Inisiasi Menyusu Dini) dan manfaatnya</title>
		<link>http://peduliasi.com/imd-inisiasi-menyusu-dini-dan-manfaatnya</link>
		<comments>http://peduliasi.com/imd-inisiasi-menyusu-dini-dan-manfaatnya#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 26 Oct 2008 14:12:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Manfaat ASI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://peduliasi.com/?p=76</guid>
		<description><![CDATA[Meski tertinggal belasan tahun dari negara maju, beberapa tahun terakhir ini Indonesia gencar mempromosikan Inisiasi Menyusu Dini (IMD). IMD berarti meletakkan atau membiarkan bayi di dada ibunya segera setelah lahir, minimal satu jam, agar bayi mencari puting ibunya dan menyusu. Bayi yang baru lahir memang bisa menyusu sendiri, tidak perlu disusui ibunya. Ia punya naluri [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;"><strong><span style="font-weight: normal; mso-ansi-language: EN; mso-bidi-font-weight: bold;" lang="EN">Meski</span></strong><span style="mso-ansi-language: EN;" lang="EN"> tertinggal belasan tahun dari negara maju, beberapa tahun terakhir ini Indonesia gencar mempromosikan Inisiasi Menyusu Dini (IMD). IMD berarti meletakkan atau membiarkan bayi di dada ibunya segera setelah lahir, minimal satu jam, agar bayi mencari puting ibunya dan menyusu.</span></span></span></p>
<p><span style="mso-ansi-language: EN;" lang="EN"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">Bayi yang baru lahir memang bisa menyusu sendiri, tidak perlu disusui ibunya. Ia punya naluri kuat untuk mencari puting susu ibunya, asal diberikan kesempatan menyusu segera setelah lahir. Artinya, kesempatan ini diberikan sebelum bayi dibersihkan, ditimbang, dan diukur. IMD bisa dilakukan pada bayi yang lahir normal maupun lewat operasi caesar asalkan kondisi tubuhnya stabil. Artinya, bayi tidak berindikasi harus dirawat di ICU.</span></span></span></p>
<p><span style="mso-ansi-language: EN;" lang="EN"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">Setelah lahir segera keringkan tubuh bayi (kecuali kedua tangannya), tapi jangan dibersihkan, lalu letakkan di dada ibunya untuk melakukan IMD.</span></span></span></p>
<p><span id="more-76"></span><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;"><span style="mso-ansi-language: EN;" lang="EN">Awalnya, ketika diletakkan di dada ibunya, bayi akan diam saja. “Waktunya bisa sampai 30 menit Ini masa di mana bayi.</span><span style="color: #000000;">menyesuaikan diri dengan lingkungan barunya </span><span style="mso-ansi-language: EN;" lang="EN">Sebelumnya ia berada di dalam rahim, sekarang ia di dunia luar,” </span></span></span></p>
<p><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;"><span style="mso-ansi-language: EN;" lang="EN">Setelah itu, bayi akan mencium tangannya yang masih menyisakan bau makanannya saat ia masih di dalam rahim. Berdasarkan penciuman inilah, bayi akan bergerak mencari puting ibunya. </span><span style="mso-ansi-language: SV;" lang="SV">Bayi akan merangkak naik dengan cara menekankan kakinya pada perut ibunya.</span></span></span></p>
<p><span style="mso-ansi-language: FI;" lang="FI"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">Lalu, bayi akan mulai menjilati kulit ibunya. Ketika itulah, bakteri baik yang ada di kulit ibu akan tertelan oleh bayi dan bakteri ini akan meningkatkan kekebalan tubuh bayi sehingga mengurangi tingkat kematian bayi baru lahir</span></span></span></p>
<p><span style="mso-ansi-language: FI;" lang="FI"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">Setelah lima langkah ini, umumnya bayi akan menemukan sendiri puting ibunya.Meski bayi sudah bisa menyusu sebelum genap satu jam di atas dada ibunya, biarkan saja ia di sana sampai waktu itu terlampaui. Tak perlu khawatir bayi akan kedinginan selama itu.</span></span></span></p>
<p><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;"><span style="mso-ansi-language: EN;" lang="EN">“Sebab, dada ibu yang baru melahirkan suhunya 2 derajat Celcius lebih tinggi dibanding dada ibu yang tidak melahirkan. Jadi, bayi tetap hangat. </span><span style="mso-ansi-language: FI;" lang="FI">Kalau bayi merasa kepanasan, suhu dada ibu akan otomatis turun 1 derajat Celcius </span></span></span></p>
<p><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;"><strong></strong><span style="mso-ansi-language: FI;" lang="FI">Uniknya, IMD bisa dilakukan sambil sang ibu berbaring Sehingga tidak perlu menunggu untuk bisa duduk atau miring lebih dulu. Bagi sang ibu sendiri, IMD juga memiliki manfaat besar. Sentuhan dan isapan bayi pada puting susu ibu merangsang keluarnya hormon oksitosin yang menyebabkan kontraksi rahim sehingga membantu pengeluaran plasenta dan mengurangi perdarahan.Selain itu sentuhan antara kulit bayi dan ibu- nya yang menimbulkan kedekatan serta perasaan hangat bagi keduanya. Ibu melahirkan yang melakukan IMD lebih jarang menemui kesukaran dalam menyusui. </span><span style="mso-ansi-language: EN;" lang="EN">Perasaan sang ibu juga lebih tenang, rileks, dan lebih mencintai bayinya.</span></span></span></p>
<p><span style="mso-ansi-language: FI;" lang="FI"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">IMD<span style="color: #000000;"> ini mempunyai manfaat yang besar untuk bayi maupun sang ibu yang baru melahirkan. </span></span></span></span></p>
<div><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;"><span style="color: #000000;">Tetapi, kurangnya pengetahuan dari orang tua, pihak medis maupun keengganan untuk melakukannya membuat Inisiasi Menyusu Dini masih jarang dipraktekkan.<span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;"><span style="color: #000000;">Banyak orang tua yang merasa kasihan dan tidak percaya seorang bayi yang baru lahir dapat mencari sendiri susu ibunya. Ataupun rasa malu untuk meminta dokter yang membantu persalinan untuk melakukannya. Begitu juga dengan dokter atau bidan yang tidak mau direpotkan dengan kegiatan ini sehingga akhirnya bayi tidak diberi kesempatan untuk melakukan ini.</span></span></span></span></span></span></div>
<p><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;"><span style="color: #000000;"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;"><span style="color: #000000;"><span style="mso-ansi-language: EN;" lang="EN">Oleh karena itu, agar jauh hari sebelum melahirkan para ibu mulai <em>hunting </em>dokter, rumah sakit, atau bidan yang mau melakukan IMD.</span></span></span></span></span></span></span></p>
<p><span style="mso-ansi-language: EN;" lang="EN"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">Kalau mereka bersedia, pegang janjinya untuk tidak memisahkan Anda dan bayi segera setelah ia lahir. Sebab, tidak dipisahkan dari bayi adalah hak Anda (SP)</span></span></span></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://peduliasi.com/imd-inisiasi-menyusu-dini-dan-manfaatnya/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>45 Mitos dan fakta tentang ASI</title>
		<link>http://peduliasi.com/45-mitos-dan-fakta-tentang-asi</link>
		<comments>http://peduliasi.com/45-mitos-dan-fakta-tentang-asi#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 26 Oct 2008 14:08:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mitos dan fakta tentang ASI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://peduliasi.com/?p=74</guid>
		<description><![CDATA[Kekhawatiran bahwa menyusui akan menyebabkan payudara kendur, hanyalah sebuah mitos yang tak terbukti kebenarannya. Presenter Sophie Navita, yang menyusui kedua anaknya mengatakan, mitos tersebut tidak benar. Payudara kendur, kata Sophie, karena perubahan hormon.akibat kehamilan “Payudara memble, itu karena perubahan hormon akibat hamil bukan karena menyusui. Kalau nggak mau memble, ya jangan hamil,” ujar Sophie dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="mso-ansi-language: EN;" lang="EN"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">Kekhawatiran bahwa menyusui akan menyebabkan payudara kendur, hanyalah sebuah mitos yang tak terbukti kebenarannya. Presenter Sophie Navita, yang menyusui kedua anaknya mengatakan, mitos tersebut tidak benar. Payudara kendur, kata Sophie, karena perubahan hormon.akibat kehamilan </span></span></span><span style="mso-ansi-language: EN;" lang="EN"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">“Payudara <em>memble</em>, itu karena perubahan hormon akibat hamil  bukan karena menyusui. Kalau nggak mau <em>memble</em>, ya jangan hamil,” ujar Sophie dalam Obrolan Santai “Kembali ke ASI, Sebuah Pilihan Bijak”, di Senayan City, Jakarta Selatan, Sabtu (9/8) sore.</span></span></span></p>
<p><span style="mso-ansi-language: EN;" lang="EN"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">Dalam sebuah buku panduan yang diperbanyak oleh World Vision Indonesia, disebutkan 45 mitos dan fakta tentang ASI. Ingin tahu? Inilah mitos (M) dan fakta (F) tersebut</span></span></span><br />
<span id="more-74"></span></p>
<p><span style="mso-ansi-language: EN;" lang="EN"><span style="font-family: Times New Roman; font-size: small;">*M : Menyusui menyebabkan payudara kendur. F : Payudara kendur disebabkan oleh bertambahnya usia dan kehamilan.<br />
*M : Payudara yang berukuran kecil, tidak dapat menghasilkan banyak susu. F : Payudara kecil maupun besar sama-sama dapat menghasilkan banyak susu.<br />
*M : Payudara dengan puting terbenam tidak dapat menyusui. F : Puting terbenam tidak berarti tidak dapat menyusui, karena bayi menyusu pada payudara, bukan pada puting.<br />
</span></span><span style="mso-ansi-language: SV;" lang="SV"><span style="font-family: Times New Roman; font-size: small;">*M : ASI pertama (yang berwarna kekuningan) tidak baik bagi bayi. F : ASI pertama (kolostrum) adalah zat terbaik bagi bayi.<br />
*M : Kolostrum / ASI pertama adalah susu basi. F : Kolostrum mengandung zat kekebalan tubuh dan protein yang sangat kaya.<br />
*M : ASI eksklusif berarti tidak boleh memberikan makanan, yang lain boleh. F : ASI ekslusif berarti hanya memberikan ASI saja, yang lain tidak boleh.<br />
*M : ASI eksklusif berarti tidak boleh memberikan susu formula, lainnya boleh. F : ASI eksklusif berarti hanya boleh memberikan ASI saja, yang lain tidak boleh.<br />
*M : ASI eksklusif tidak dapat dilakukan jika ibu bekerja. F : Ibu bekerja tetap dapat memberikan ASI eksklusif.<br />
*M : Hingga usia 6 bulan, ASI saja tidak cukup bagi bayi. </span></span><span style="mso-ansi-language: FI;" lang="FI"><span style="font-family: Times New Roman; font-size: small;">F : Semua kebutuhan bayi sampai usia 6 bulan terpenuhi oleh ASI saja.<br />
*M : Pisang dapat menyembuhkan diare pada bayi. F : Makanan padat tidak dapat diolah oleh usus bayi hingga usia 6 bulan.<br />
*M : Pisang dapat membersihkan usus bayi. F : Pisang tidak dapat membersihkan usus bayi melainkan merusak, karena usus bayi belum sanggup mengolah makanan hingga usia 6 bulan.<br />
*M : Susu formula sama baiknya dengan ASI. F : Tidak ada cairan lain apapun yang dapat menggantikan ASI.<br />
*M : Susu formula membuat bayi lebih sehat. F : Hanya jika diberikan ASI eksklusif sampai 6 bulan yang membuat bayi lebih sehat.<br />
*M : Untuk perkembangan otak, susu formula lebih baik daripada ASI. F : ASI mengandung AA/DHA yang sangat penting bagi pertumbuhan otak.<br />
*M : Kombinasi ASI dan formula adalah yang terbaik bagi bayi. F : Yang terbaik bagi bayi hingga usia 6 bulan adalah hanya menerima ASI saja.<br />
</span></span><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;"><span style="mso-ansi-language: SV;" lang="SV">*M : Jika ASI belum atau tidak lancar dapat digantikan dengan susu formula. F : Jika ASI belum atau tidak lancar, bayi masih memiliki daya tahan tubuh (tidak akan kelaparan) hingga 2×24 jam sejak lahir, yang dibawa sejak dalam kandungan.<br />
*M : Jika ASI belum keluar, tidak ada gunanya menyusui bayi. F : Jika ASI belum atau tidak lancar, bayi masih memiliki daya tahan tubuh (tidak akan kelaparan) hingga 2×24 jam sejak lahir, yang dibawa sejak dalam kandungan.<br />
*M : Sementara ASI belum keluar, bayi dapat diberikan susu formula atau madu. F : Pemberian makanan lain selain ASI meningkatkan risiko terganggunya usus bayi yang masih belum siap.<br />
*M : Agar bayi tidak kuning dan tidak demam, dapat diberi makanan atau minuman lain sebelum ASI keluar. F : Bayi yang kuning harus banyak menerima sinar matahari pagi dan lebih sering diberi ASI.<br />
*M : Jika bayi terus menangis berati ASI-nya kurang. F : Bayi menangis belum tentu lapar.<br />
*M : Ibu yang banyak minum susu, akan menghasilkan banyak ASI. F : Banyaknya ASI yang dihasilkan tidak dipengaruhi oleh makanan atau minuman yang dikonsumsi ibu. Semakin sering bayi menyusu semakin banyak ASI yang dihasilkan.<br />
*M : Agar menghasilkan banyak ASI, Ibu harus banyak makan sayuran. F : Semakin sering bayi menyusu, semakin banyak ASI yang dihasilkan.<br />
*M : Jika ibu sakit, bayi akan tertular melalui ASI. F : Ketika sakita, tubuh ibu membuat zat kekebalan tubuh yang juga disalurkan kepada bayi melalui ASI sehingga bayi tidak akan sakit.<br />
*M : Ibu yang kurang vitamin tidak dapat menyusui bayinya. F : Ibu yang kurus sekalipun tetap dapat menghasilkan banyak ASI asalkan sering menyusui.<br />
*M : Menyusui tidak boleh dilakukan sambil berbaring. F : Menyusui dapat dilakukan sambil berdiri, duduk ataupun berbaring.<br />
*M : Bayi yang sedang sakit tidak boleh disusui. F : Bayi yang sedang sakit harus lebih sering diberi ASI.<br />
*M : Pemberian air kepada bayi baru lahir hingga usia 6 bulan tidak akan merugikan. F : Pemberian air kepada bayi baru lahir hingga usia 6 bulan hanya akan memenuhi perut bayi sehingga mengurangi ruang untuk ASI yang sangat dibutuhkan bayi.<br />
*M : Bayi baru lahir perlu diberikan air teh agar memiliki tenaga. F : Pemberian air teh kepada bayi baru lahir hingga usia 6 bulan hanya akan memenuhi perut bayi sehingga mengurangi ruang untuk ASI yang sangat dibutuhkan bayi.<br />
*M : Setelah melahirkan, ibu terlalu lelah untuk dapat menyusui bayi. F : Kecuali dalam situasi darurat, ibu yang baru melahirkan mampu menyusui bayinya segera, memeluk dan menyusui bayi adalah penghilang sakit dan rasa lelah ibu.<br />
*M : Bayi baru lahir tidak dapat menyusu sendiri. F : Bayi memiliki naluri kuat untuk mencari puting dalam satu jam pertama setelah lahir.<br />
*M : ASI belum keluar pada hari pertama setelah melahirkan. F : Meskipun tidak terasa, kolostrum (ASI pertama), akan keluar langsung setelah kelahiran. Jumlahnya sedikit, tapi cukup untuk kebutuhan bayi.<br />
*M : Tidak ada gunanya menyusui bayi sejak kelahirannya. F : Kolostrum adalah cairan yang kaya dengan zat kekebalan tubuh dan zat penting lain yang harus dimiliki bayi. Bayi yang menyusui langsung akan merangsang ASI cepat keluar.<br />
*M : Bayi harus dibungkus dan dihangatkan dibawah lampu selama dua jam setelah lahir. F : Bayi bukan anak ayam. Kehangatan terbaik bagi bayi diperoleh melalui kontak kulit bayi ke kulit ibu, karena kehangatan tubuh ibu dapat menyesuaikan dengan kebutuhan bayi. Kontak kulit bayi ke kulit ibu membuat ASI semakin cepat keluar.<br />
*M : ASI pertama/kolostrum sangat sedikit, sehingga bayi lapar dan menangis. F : ASI pertama memang sedikit, tapi cukup untuk memenuhi perut bayi yang hanya dapat diisi sebanyak 4 sendok teh.<br />
*M : Bayi menangis, pasti karena lapar. F : Bayi menangis bisa diakibatkan karena merasa tidak nyaman, merasa tidak aman, merasa sakit, dan sebagainya, belum tentu lapar.<br />
</span><span style="mso-ansi-language: FI;" lang="FI">*M : Bayi menangis karena lapar perlu diberi makanan atau minuman lain. </span></span></span><span style="mso-ansi-language: SV;" lang="SV"><span style="font-size: small;"><span style="font-family: Times New Roman;">F : Jika bayi lapar, beri ASI lagi. Sering-sering diberi ASI tidak akan membuat bayi lapar.<br />
*M : ASI yang penting hanyalah cairan yang berwarna putih. F : Kolostrum/ASI pertama (kekuningan/tidak berwarna) adalah ASI yang paling penting untuk memberikan kekebalan kepada bayi. ASI yang berwarna putih adalah yang paling penting untuk kebutuhan bayi sampai 6 bulan pertama.<br />
*M : Bayi kedinginan sehingga perlu dibedong. F : Bayi baru lahir memang mudah kedinginan, sehingga perlu dipeluk kontak kulit ke kulit, diberi topi, lalu ibu bersama bayi diselimuti. Bedong bayi terlalu ketat akan membuatnya lebih kedinginan.<br />
*M : Kurang tersedia tenaga kesehatan sehingga bayi tidak dapat dibiarkan menyusu sendiri. F : Suami atau anggota keluarga ibu dapat membantu Inisiasi Menyusu Dini.<br />
*M : Kamar bersalin atau kamar operasi sibuk sehingga bayi perlu segera dipisah dari ibunya. F : Sementara sibuk, ibu bisa melakukan Inisiasi Menyusu Dini (IMD).<br />
*M : Ibu harus dijahit sehingga bayi perlu segera dipisah dari ibunya. F : Sementara dijahit, ibu tetap dapat melaksanakan IMD.<br />
*M : Bayi perlu diberikan suntikan vitamin K dan tetes mata segera setelah lahir. F : Benar, tapi dapat ditunda selama 1 jam hingga bayi selesai menyusu awal.<br />
*M : Bayi harus segera dibersihkan setelah lahir. F : Ditunda 1 jam tidak akan mengubah berat dan tinggi bayi.<br />
*M : Tenaga kesehatan belum sependapat tentang pentingnya memberi kesempatan IMD pada bayi yang lahir dengan operasi caesar. F : Mungkin, tapi adalah tugas orangtua untuk membela hak sang bayi. Tenaga kesehatan dapat diberi penjelasan, dan suami atau anggota keluarga dapat membujuk agar bayi dibiarkan untuk IMD.<br />
*M : Ibu belum bisa duduk/duduk miring untuk memberikan ASI. F : Siapa yang mengharuskan duduk? Bayi dapat menyusu pada saat tengkuran di dada ibu<strong>. (SP)</strong></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"><span style="mso-ansi-language: SV;" lang="SV"><span style="font-family: Times New Roman; font-size: small;"> </span></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://peduliasi.com/45-mitos-dan-fakta-tentang-asi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Roadshow peduli asi kota kediri  dalam rangka hari ibu 22 desember 2006</title>
		<link>http://peduliasi.com/roadshow-peduli-asi-kota-kediri-dalam-rangka-hari-ibu-22-desember-2006</link>
		<comments>http://peduliasi.com/roadshow-peduli-asi-kota-kediri-dalam-rangka-hari-ibu-22-desember-2006#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 05 Oct 2008 14:02:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Galeri Foto]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar kabari]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://peduliasi.com/?p=72</guid>
		<description><![CDATA[Berikut foto kegiatan roadshow peduli asi tahun 2006]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berikut foto kegiatan roadshow peduli asi tahun 2006</p>
<p style="text-align: center;"><img src="http://peduliasi.com/gambar/gbr1.jpg" alt="" /></p>
<p><span id="more-72"></span></p>
<p style="text-align: center;"><img src="http://peduliasi.com/gambar/gbr2.jpg" alt="" /></p>
<p style="text-align: center;"><img src="http://peduliasi.com/gambar/gbr3.jpg" alt="" /></p>
<p style="text-align: center;"><img src="http://peduliasi.com/gambar/gbr4.jpg" alt="" /></p>
<p style="text-align: center;"><img src="http://peduliasi.com/gambar/gbr5.jpg" alt="" /></p>
<p style="text-align: center;"><img src="http://peduliasi.com/gambar/gbr6.jpg" alt="" /></p>
<p style="text-align: center;"><img src="http://peduliasi.com/gambar/gbr7.jpg" alt="" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://peduliasi.com/roadshow-peduli-asi-kota-kediri-dalam-rangka-hari-ibu-22-desember-2006/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>ASI dan Cara Menyapih Yang Luar Biasa</title>
		<link>http://peduliasi.com/asi-dan-cara-menyapih-yang-luar-biasa</link>
		<comments>http://peduliasi.com/asi-dan-cara-menyapih-yang-luar-biasa#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Sep 2008 23:36:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Manfaat ASI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://peduliasi.com/?p=30</guid>
		<description><![CDATA[Semua orang tahu ASI adalah makanan alamiah untuk bayi anda. ASI mengandung nutrisi-nutrisi dasar dan elemen, dengan jumlah yang sesuai, untuk pertumbuhan bayi yang sehat. Memberikan ASI kepada bayi anda bukan saja memberikan kebaikan bagi bayi tapi juga keuntungan untuk ibu. Saya wulan 27 tahun punya pengalaman yang sangat berharga untuk para ibu menyusui. Berawal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Semua orang tahu ASI adalah makanan alamiah untuk bayi anda. ASI mengandung nutrisi-nutrisi dasar dan elemen, dengan jumlah yang sesuai, untuk pertumbuhan bayi yang sehat. Memberikan ASI kepada bayi anda bukan saja memberikan kebaikan bagi bayi tapi juga keuntungan untuk ibu.</p>
<p>Saya wulan 27 tahun punya pengalaman yang sangat berharga untuk para ibu menyusui. Berawal dari mylittle daughter Zahra Khaira Rabbani (khai) yang memang ASI dari baru lahir sampai umur 22 bulan. Ceritanya begini, dari awal khai lahir kalau saya menyusui mesti saya selalu mengajak dia berbicara tentang topik yang menyenangkan (itung itung belajar berinteraksi secara alami). Kelihatannya sepele mungkin,tapi hasilnya Luar Biasa. Jangan pernah menganggap kalau bayi baru lahir tidak mengerti apa yang kita bicarakan, itu salah banget karena mereka memahami apa yang kita utarakan. Apalagi bahasa IBU, kebetulan saya merawat khai sendiri tanpa bantuan baby sitter atau pembantu. <span id="more-30"></span>Saya biasakan semua itu dari awal, sudah konsekuensi saya sebagai ibu harus rela dan ikhlas menjalani ini semua. Selain itu saya juga memijat khai sendiri, semua itu saya pelajari dari vcd, artikel, sampai saya belajar dari dukun bayi dan pesan dvd pijat bayi perpaduan antara orang luar dan orang indonesia. Khasiatnya banyak banget, produksi ASI saya bertambah banyak, khai bobonya teratur, ga pernah rewel, ga pernah marah – marah atau stress, cepat ngomong dan tumbuh gigi (khai umur 9 bulan sudah bisa panggil ayah dan bilang mioom kalau lihat kucing, belum umur 1,5 tahun sudah lengkap pertumbuhan giginya). Jadi saya ga bingung kalau khai diajak pergi neneknya jalan –jalan, ga usah takut khai saki badan. Lawong dukunnya saya sendiri he he he).</p>
<p>Walau didepan mata, melihat teman – teman di sekeliling saya yang semua bayinya diurus dengan babysitter dan pembantu. Sehingga mereka bisa dengan leluasa pergi kesana kesini, shopping, ke salon, kerja tanpa harus ribet menyusui anaknya. Kadang terbersit pikiran, kok enak ya jadi mereka (tapi di pikir – pikir lagi semua itu kesenangan sesaat ). Pernah saya ketemu teman – teman di mall waktu saya dan keluarga jalan – jalan, waktu itu saya sedang menyusui khai yang baru berumur 3 bulan di foodcourt. Mereka tanya “ say kamu ma siapa?? Lah kok nyusuin disini?? Ga malu?? Whaattt!! Maluu?? Ga salah,ya ga lah malah bangga dong, gimana siy”. Terus mereka bilang gini “ kamu enak yaa, ASI kamu keluar, ASI ku ga keluar sampai aku pencet – pencet loh (dengan nada meyakinkan). Ya udah saya jawab aja dengan sewot “ gimana mau keluar, nyusuin aja ga pernah. Ya ga akan keluar, ASI tuh keluar kalau dirangsang lidah bayi (mereka langsung diam seribu bahasa, entah kata – kata saya terlalu tajam atau apa saya ga perduli. Bagi saya jangan menyalahkan apa yang benar dan jangan membenarkan apa yang salah).</p>
<p>Anda kemungkinan besar sudah mengetahui bagaimana berinteraksi dengan bayi anda. Seperti ini kalau saya berbicara dengan khai sambil menyusui : nak, minum susunya yang banyak ya biar sehat dan cepat besar. Nanti kalau sudah besar jangan nakal ya, harus nurut sama ayah bunda, rajin sholat, sayang sama saudara, kakek nenek, etc.<br />
Apalagi kalau jalan – jalan sore, waktu yang menyenangkan untuk berinteraksi dengan bayi kita. Bicarakan apa saja yang ada disekelilingnya, keliahatannya bayi tidak mendengarkan,padahal bayi merekam omongan kita. Ini pengalamanku yang nyata loh ya, sekarang khai kalau pergi selalu tanya gini : masjid solikhul amin mana hayo? (masjid yang sering kita lewatin dan aku selalu bilang ini masjid solikhul amin nak, waktu itu khai umur 8 bulan). Umur 14 bulan khai sudah bisa berhitung dari 1 – 10, kalau lihat pesawat dan air mancur (khai pasti bilang WOW AMAZING), bilang bye bye see you kalau mau pulang. Umur 16 bulan berhitung bahasa inggris dari 1 – 10, tahu nama – nama binatang, arti warna lampu lalu lintas, tahu siapa tuhan, nabi, kitabnya. Umur 18 bulan baca doa tidur dan makan, ABCD, A LIB BA. Umur 19 – 23 bulan bisa nyanyi semua lagu anak – anak, tahu warna – warna, menyebutkan apa yang dia lihat, bilang clap ur hand dan good job kalau dia bisa menyelesaikan apa yang dia kerjakan, bisa menyebutkan nama lengkapnya sendiri, nama saya, nama ayahnya, nama kakeknya, nama neneknya, nama aunty dan unclenya, nama saudara – saudaranya, kalau kaget dia bilang astaghfirullah. Pokoknya ASI the best lah,sekarang khai kalau di kasih tahu pasti dengar, ya walau kadang – kadang sesekali ngeyel , apalagi kalau lihat ayah bundanya selesai sholat mesti dia bilang gini : ayah salam, buba salam. Kalau ayahnya pulang kerja,dia langsung bilang Assalamualaikum dengan sendirinya (alhamdulillah berkat ASI, interaksi tiada hentinya, dukungan suami dan keluarga tercinta).</p>
<p>Tidakkah menakjubkan jika kita sebagai ibu bisa memberikan ASI dan segalanya untuk buah hati tercinta, puas rasanya saya sebagai ibu bisa memberikan ASI untuk khai sampai umur 22 bulan. Lengkap sudah, punya suami dan keluarga yang mendukung saya dalam pemberian ASI karena hal ini juga merupakan faktor bagi ibu – ibu muda dalam hal pemberian ASI. Tapi seandainya suami dan keluarga tidak mendukung, saya akan tetap menyusui karena sebagai wanita sudah kewajiban kita untuk menyusui .Dalam alquran pun sudah tertera, Menyusui berarti menjalankan perintah agama (Q.S.: 233) yang artinya para ibu hendaklah menyusui bayinya selama 2 tahun penuh, yaitu bagi yang ingin meyempurnakan penyusuannya. Apabila keduanya ingin menyapih (sebelum 2 tahun) dengan kerelaan keduanya &amp; dengan bermusyawarah, maka tidak ada dosa atas keduanya.). Selain itu menyusui adalah hadiah yang sangat berharga yang dapat diberikan oleh seorang ibu pada bayinya. Pada keadaan miskin, menyusui mungkin merupakan pemberian satu-satunya; pada keadaan sakit, menyusui dapat merupakan pemberian yang menyelamatkan jiwanya (kata –kata ini saya dapat dari papaku tercinta). Selain itu selama 22 bulan ini saya benar – benar ngirit dalam pengeluaran Rumah Tangga, karena ga usah ngoyo beli Susu kaleng yang tambah bejibun harganya. Saya hanya beli Susu UHT aja paling sebulan ga sampai 500 ribu, melihat teman – teman selalu mengeluh kalau perbulan mereka menghabiskan uang banyak hanya untuk Susu Botol. Makanya ada yang praktis malah pilih yang ribet, pakai SUSU FORMULA “ APA KATA DUNIA”</p>
<p>Terakhir pengalaman yang paling menakjubkan buat saya adalah waktu khai akan saya sapih, saya sudah janji akan memberi ASI sampai khai umur 2 tahun.. tapi dari umur 20 bulan saya selalu bilang sama dia begini : nak, sebentar lagikan ade sudah mau umur 2 tahun. Mulai sekarang ade belajar ya minum susu ultra (khai bilangnya susu kulkas, karena selalu saya taruh di kulkas). Bukan buba (panggilan sayang khai untuk saya) ga mau nyusuin ade lagi tapi biar ade tahu rasanya susu selain susu buba. Nanti kalau sudah umur 2 tahun, ade mandiri ya dan ga minum susu buba lagi. Tapi biar begitu buba tetap sayang ade kok (tiap hari selalu saya utarakan kata – kata itu), klimaksnya saat – saat mendekati bulan puasa. Saya bilang begini lagi : nak, tanggal 1 september buba puasa (kalau buba puasa, ade gimana?? Minum susu kulkas dulu ya nak,nanti kalau buba sudah buka puasa, ade minum susu buba lagi). Khai jawab begini : ya buba, eh waktu yang ditunggu – tunggu tiba. Pas tanggal 1 september, saya sahur dan menjalani puasa sebagaimana mestinya. Saya tunggu – tunggu kok khai ga minta ASI, malah bilang BUBA SUSU KULKAS. Saya kaget kok tumben, saya tawarin aja ade minum susu buba yuk (tahu ga dia jawab apa??, engga!! Sambil ketus gitu dan senyum – senyum, loh kenapa nak??, khai bilang maunya susu kulkas aja). Ada perasaan sedih dan bersalah ga bisa kasih dia ASI, lawong biasanya khai kalau minum ASI sambil bobo diatas badan saya dan kita bobo berdua. Tapi hari itu berat buat kita berdua, khai susah bobonya dan harus digendong sambil dipeluk. Saya dan suami ikut ga bobo juga di malam harinya (kita berdua ikut merasakan apa yang khai rasakan), keesokan harinya khai benar – benar ga mau minum ASI lagi. Subhanallah ternyata usahaku selama ini ga sia – sia, ternyata seorang bayi bisa mengerti apa yang kita utarakan secara bertahap dan rutinitas. Ya allah terimakasih atas semuanya, saya bersyukur tanpa henti – hentinya. Padahal teman – teman saya bilang, susah banget kalau mau sapih bayi. Not my khai, she’s different from others baby. Thanks god you gave to me smart, intelligent baby. Itulah akhir dari semua perjalanan ku dengan ASI dan ZAHRA KHAIRA RABBANI (buba sayang ade, sekali lagi makasih ya nak)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://peduliasi.com/asi-dan-cara-menyapih-yang-luar-biasa/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

