Get Adobe Flash player

ASI dan Cara Menyapih Yang Luar Biasa

Semua orang tahu ASI adalah makanan alamiah untuk bayi anda. ASI mengandung nutrisi-nutrisi dasar dan elemen, dengan jumlah yang sesuai, untuk pertumbuhan bayi yang sehat. Memberikan ASI kepada bayi anda bukan saja memberikan kebaikan bagi bayi tapi juga keuntungan untuk ibu.

Saya wulan 27 tahun punya pengalaman yang sangat berharga untuk para ibu menyusui. Berawal dari mylittle daughter Zahra Khaira Rabbani (khai) yang memang ASI dari baru lahir sampai umur 22 bulan. Ceritanya begini, dari awal khai lahir kalau saya menyusui mesti saya selalu mengajak dia berbicara tentang topik yang menyenangkan (itung itung belajar berinteraksi secara alami). Kelihatannya sepele mungkin,tapi hasilnya Luar Biasa. Jangan pernah menganggap kalau bayi baru lahir tidak mengerti apa yang kita bicarakan, itu salah banget karena mereka memahami apa yang kita utarakan. Apalagi bahasa IBU, kebetulan saya merawat khai sendiri tanpa bantuan baby sitter atau pembantu. Saya biasakan semua itu dari awal, sudah konsekuensi saya sebagai ibu harus rela dan ikhlas menjalani ini semua. Selain itu saya juga memijat khai sendiri, semua itu saya pelajari dari vcd, artikel, sampai saya belajar dari dukun bayi dan pesan dvd pijat bayi perpaduan antara orang luar dan orang indonesia. Khasiatnya banyak banget, produksi ASI saya bertambah banyak, khai bobonya teratur, ga pernah rewel, ga pernah marah – marah atau stress, cepat ngomong dan tumbuh gigi (khai umur 9 bulan sudah bisa panggil ayah dan bilang mioom kalau lihat kucing, belum umur 1,5 tahun sudah lengkap pertumbuhan giginya). Jadi saya ga bingung kalau khai diajak pergi neneknya jalan –jalan, ga usah takut khai saki badan. Lawong dukunnya saya sendiri he he he).

Walau didepan mata, melihat teman – teman di sekeliling saya yang semua bayinya diurus dengan babysitter dan pembantu. Sehingga mereka bisa dengan leluasa pergi kesana kesini, shopping, ke salon, kerja tanpa harus ribet menyusui anaknya. Kadang terbersit pikiran, kok enak ya jadi mereka (tapi di pikir – pikir lagi semua itu kesenangan sesaat ). Pernah saya ketemu teman – teman di mall waktu saya dan keluarga jalan – jalan, waktu itu saya sedang menyusui khai yang baru berumur 3 bulan di foodcourt. Mereka tanya “ say kamu ma siapa?? Lah kok nyusuin disini?? Ga malu?? Whaattt!! Maluu?? Ga salah,ya ga lah malah bangga dong, gimana siy”. Terus mereka bilang gini “ kamu enak yaa, ASI kamu keluar, ASI ku ga keluar sampai aku pencet – pencet loh (dengan nada meyakinkan). Ya udah saya jawab aja dengan sewot “ gimana mau keluar, nyusuin aja ga pernah. Ya ga akan keluar, ASI tuh keluar kalau dirangsang lidah bayi (mereka langsung diam seribu bahasa, entah kata – kata saya terlalu tajam atau apa saya ga perduli. Bagi saya jangan menyalahkan apa yang benar dan jangan membenarkan apa yang salah).

Anda kemungkinan besar sudah mengetahui bagaimana berinteraksi dengan bayi anda. Seperti ini kalau saya berbicara dengan khai sambil menyusui : nak, minum susunya yang banyak ya biar sehat dan cepat besar. Nanti kalau sudah besar jangan nakal ya, harus nurut sama ayah bunda, rajin sholat, sayang sama saudara, kakek nenek, etc.
Apalagi kalau jalan – jalan sore, waktu yang menyenangkan untuk berinteraksi dengan bayi kita. Bicarakan apa saja yang ada disekelilingnya, keliahatannya bayi tidak mendengarkan,padahal bayi merekam omongan kita. Ini pengalamanku yang nyata loh ya, sekarang khai kalau pergi selalu tanya gini : masjid solikhul amin mana hayo? (masjid yang sering kita lewatin dan aku selalu bilang ini masjid solikhul amin nak, waktu itu khai umur 8 bulan). Umur 14 bulan khai sudah bisa berhitung dari 1 – 10, kalau lihat pesawat dan air mancur (khai pasti bilang WOW AMAZING), bilang bye bye see you kalau mau pulang. Umur 16 bulan berhitung bahasa inggris dari 1 – 10, tahu nama – nama binatang, arti warna lampu lalu lintas, tahu siapa tuhan, nabi, kitabnya. Umur 18 bulan baca doa tidur dan makan, ABCD, A LIB BA. Umur 19 – 23 bulan bisa nyanyi semua lagu anak – anak, tahu warna – warna, menyebutkan apa yang dia lihat, bilang clap ur hand dan good job kalau dia bisa menyelesaikan apa yang dia kerjakan, bisa menyebutkan nama lengkapnya sendiri, nama saya, nama ayahnya, nama kakeknya, nama neneknya, nama aunty dan unclenya, nama saudara – saudaranya, kalau kaget dia bilang astaghfirullah. Pokoknya ASI the best lah,sekarang khai kalau di kasih tahu pasti dengar, ya walau kadang – kadang sesekali ngeyel , apalagi kalau lihat ayah bundanya selesai sholat mesti dia bilang gini : ayah salam, buba salam. Kalau ayahnya pulang kerja,dia langsung bilang Assalamualaikum dengan sendirinya (alhamdulillah berkat ASI, interaksi tiada hentinya, dukungan suami dan keluarga tercinta).

Tidakkah menakjubkan jika kita sebagai ibu bisa memberikan ASI dan segalanya untuk buah hati tercinta, puas rasanya saya sebagai ibu bisa memberikan ASI untuk khai sampai umur 22 bulan. Lengkap sudah, punya suami dan keluarga yang mendukung saya dalam pemberian ASI karena hal ini juga merupakan faktor bagi ibu – ibu muda dalam hal pemberian ASI. Tapi seandainya suami dan keluarga tidak mendukung, saya akan tetap menyusui karena sebagai wanita sudah kewajiban kita untuk menyusui .Dalam alquran pun sudah tertera, Menyusui berarti menjalankan perintah agama (Q.S.: 233) yang artinya para ibu hendaklah menyusui bayinya selama 2 tahun penuh, yaitu bagi yang ingin meyempurnakan penyusuannya. Apabila keduanya ingin menyapih (sebelum 2 tahun) dengan kerelaan keduanya & dengan bermusyawarah, maka tidak ada dosa atas keduanya.). Selain itu menyusui adalah hadiah yang sangat berharga yang dapat diberikan oleh seorang ibu pada bayinya. Pada keadaan miskin, menyusui mungkin merupakan pemberian satu-satunya; pada keadaan sakit, menyusui dapat merupakan pemberian yang menyelamatkan jiwanya (kata –kata ini saya dapat dari papaku tercinta). Selain itu selama 22 bulan ini saya benar – benar ngirit dalam pengeluaran Rumah Tangga, karena ga usah ngoyo beli Susu kaleng yang tambah bejibun harganya. Saya hanya beli Susu UHT aja paling sebulan ga sampai 500 ribu, melihat teman – teman selalu mengeluh kalau perbulan mereka menghabiskan uang banyak hanya untuk Susu Botol. Makanya ada yang praktis malah pilih yang ribet, pakai SUSU FORMULA “ APA KATA DUNIA”

Terakhir pengalaman yang paling menakjubkan buat saya adalah waktu khai akan saya sapih, saya sudah janji akan memberi ASI sampai khai umur 2 tahun.. tapi dari umur 20 bulan saya selalu bilang sama dia begini : nak, sebentar lagikan ade sudah mau umur 2 tahun. Mulai sekarang ade belajar ya minum susu ultra (khai bilangnya susu kulkas, karena selalu saya taruh di kulkas). Bukan buba (panggilan sayang khai untuk saya) ga mau nyusuin ade lagi tapi biar ade tahu rasanya susu selain susu buba. Nanti kalau sudah umur 2 tahun, ade mandiri ya dan ga minum susu buba lagi. Tapi biar begitu buba tetap sayang ade kok (tiap hari selalu saya utarakan kata – kata itu), klimaksnya saat – saat mendekati bulan puasa. Saya bilang begini lagi : nak, tanggal 1 september buba puasa (kalau buba puasa, ade gimana?? Minum susu kulkas dulu ya nak,nanti kalau buba sudah buka puasa, ade minum susu buba lagi). Khai jawab begini : ya buba, eh waktu yang ditunggu – tunggu tiba. Pas tanggal 1 september, saya sahur dan menjalani puasa sebagaimana mestinya. Saya tunggu – tunggu kok khai ga minta ASI, malah bilang BUBA SUSU KULKAS. Saya kaget kok tumben, saya tawarin aja ade minum susu buba yuk (tahu ga dia jawab apa??, engga!! Sambil ketus gitu dan senyum – senyum, loh kenapa nak??, khai bilang maunya susu kulkas aja). Ada perasaan sedih dan bersalah ga bisa kasih dia ASI, lawong biasanya khai kalau minum ASI sambil bobo diatas badan saya dan kita bobo berdua. Tapi hari itu berat buat kita berdua, khai susah bobonya dan harus digendong sambil dipeluk. Saya dan suami ikut ga bobo juga di malam harinya (kita berdua ikut merasakan apa yang khai rasakan), keesokan harinya khai benar – benar ga mau minum ASI lagi. Subhanallah ternyata usahaku selama ini ga sia – sia, ternyata seorang bayi bisa mengerti apa yang kita utarakan secara bertahap dan rutinitas. Ya allah terimakasih atas semuanya, saya bersyukur tanpa henti – hentinya. Padahal teman – teman saya bilang, susah banget kalau mau sapih bayi. Not my khai, she’s different from others baby. Thanks god you gave to me smart, intelligent baby. Itulah akhir dari semua perjalanan ku dengan ASI dan ZAHRA KHAIRA RABBANI (buba sayang ade, sekali lagi makasih ya nak)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

CALL/SMS Center

Peduli Asi
Forum Peduli ASI Kota Kediri memberikan layanan konseling cuma-cuma tentang masalah Laktasi melalui telepon atau email: (0354)7002588-08123251918 Email: sulaimi_putra@yahoo.com

dr. Sulaimi Putra SpA

PIN BB : 27EC1602

Atau

Statistik Pengunjung